Normalisasi Kali Surabaya Tiada Henti

Surabaya | Untuk terus melakukan upaya perbaikan dan pengendalian ekosistem di sepanjang Kali Surabaya, puluhan aktifis lingkungan hidup, tebar benih ikan asli Kali Surabaya. Aksi ini merupakan tahapan kedua yang digelar para aktifis lingkungan hidup di Jawa Timur, sesudah minggu lalu (08/07/2012) mereka menggelar aksi serupa di Sungai Kalimas, tepat di belakang Gedung Negara Grahadi.

“Aksi kita ini tiada henti, sampai kondisi Kali Surabaya benar-benar bersih dan bebas dari pencemaran limbah industri dan rumah tangga atau domestik,” kata Prigi Arisandi Direktur Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah – Ecoton, di sela penebaran benih ikan, di Kawasan Wringin Anom, Gresik, Jawa Timur, Sabtu (14/07/2012).

Dalam aksi kedua itu, para aktifis lingkungan diantaranya dari Komunitas Nol Sampah, Ecoton dan Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan – KJPL Indonesia, menebar benih ikan rengkik, jendil, keting, belut juga bader asli Kali Surabaya, sepanjang dua kilometer dari hulu ke hilir di Kawasan Wringinanom, Gresik.

“Kita sengaja memilih jenis ikan itu, karena sangat signifikan untuk pemulihan ekosistem Kali Surabaya yang tercemar limbah Pabrik Gula Gempolkrep, Tjiwi Kimia dan Aluaksara Pratama – Produsen Tepung Beras “Rose Brand” pada 25-29 Mei 2012 lalu,” kata Teguh Ardi Srianto Ketua KJPL Indonesia.

Dijelaskan Teguh, kegiatan yang sama akan dilakukan lagi, Minggu (15/07/2012), dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, diantaranya mahasiswa, pelajar dan komunitas lainnya yang peduli dengan kondisi Kali Surabaya, yang merupakan sungai utama di Jawa Timur.

“Untuk minggu (15/07/2012), kita juga akan menebar benih ikan jenis yang sama, dengan jumlah sekitar sepuluh ribu ekor, terbagi dalam beberapa jenis ikan,” tukas Teguh Ardi Srianto yang juga jurnalis di Radio Suara Surabaya. [KJPL]

Festival Film Pengurangan Resiko Bencana 2012

Yogyakarta | Film adalah media yang sangat baik untuk membangun dialog, dan juga media yang efektif dalam menyampaikan informasi serta dapat menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat, sebagai contoh, Al Gore dengan film yang berjudul “An Connvenient Truth” berhasil membangunkan kesadaran masyarakat dunia.

Film documenter dapat mengungkap banyak fakta tersembunyi yang pada akhirnya mampu menggerakkan public untuk bertindak. Tidak hanya itu proses pembuatan film tersebut sudah merupakan bagian dari kampanye itu sendiri. Secara tidak langsung para pembuat film belajar untuk mengenali bagaimana upaya yang dilakukan untuk mengurangi risiko bencana.

Untuk itu dalam rangka memperluas dan menjaring berbagai gagasan tentang pengurangan risiko bencana, panitia Asia Ministerial Conference on Disaster Risk Reduction ke V yang akan diselenggarakan di Yogyakarta 22 – 25 Oktober 2012, akan menyelenggarakan Asia Festival Film (Afifes). Adapun tema dari Afifes adalah “Penguatan Kapasitas Lokal dalam Pengurangan Risiko Bencana.

Afifes terbuka untuk berbagai kelompok masyarakat, baik LSM, Media, pemerintah, komunitas atau siswa dari berbagai sekolah yang memiliki film documenter berkait dengan tema di atas. Untuk lengkapnya silahkan kunjungi website AMCDRR di www.5thAMCDRR-indonesia.net. [KJPL]

Anda Ingin Menulis dan Jadi Jurnalis Independen ???

KJPL | Untuk anda yang ingin menjadi jurnalis independen, dan ingin karya tulis, foto, video anda dimuat dalam website KJPL Indonesia, Silahkan kirimkan karya jurnalistik anda, ke E-mail KJPL Indonesia di humas@kjpl.or.id.

Sertakan data diri anda, diantaranya Nama, Alamat, Nomor Telepon, Nomor Handphone, PIN BBM, Alamat Email, dan Profesi Anda.

Karya jurnalistik yang dimuat dalam website KJPL Indonesia, akan diedit lebih dulu oleh redaksi, sebelum dipublikasi, untuk menghindari adanya unsur SARA dan sebagainya, agar tidak meresahkan masyarakat.

Selamat berkarya jurnalistik….

Salam Hijau dan Lestari

www.kjpl.or.id