Selamatkan Habitat Brantas, KJPL – PTPN X Sebar 40.000 Benih Ikan

Mojokerto | Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan (KJPL) Surabaya menggelar kegiatan revitalisasi sungai Brantas yang dipusatkan di kawasan joging track, Kelurahan Magersari, Kota Mojokerto, Minggu (9/12/2012).

Dalam kegiatan yang bekerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara X (Persero) itu sedikitnya 40.000 benih ikan asli habitat Sungai Brantas di sebar ke Sungai Brantas.

Selain menabur benih ikan, dalam acara yang dimulai sejak pagi itu, juga dilakukan tanam pohon sebanyak 400.000 di sepanjang bantaran sungai. Dalam aksi kemarin, juga dihadiri puluhan aktivis lingkungan dari siswa hingga mahasiswa, organisasi pecinta alam serta para jurnalis Surabaya, Mojokerto serta Jombang. “Ini merupakan program revitalisasi Kali Surabaya untuk Masa Depan Generasi yang dipusatkan di Jogging Track (JT) Kota Mojokerto,” ujar Kepala Bidang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PTPN X, Wasis Pramono.

Benih ikan yang ditebar, merupakan habitat khas Kali Surabaya seperti ikan rengkik, jendil dan bader. Selain itu, juga diadakan penanaman bibit mahoni dan sirsak. Menurut Wasis, pihaknya terus meningkatkan tata kelola lingkungan yang berkualitas demi terciptanya praktik bisnis yang berkelanjutan. “PTPN X berkomitmen untuk terus mendukung keberlanjutan lingkungan demi generasi mendatang. Komitmen lingkungan adalah salah satu poin utama yang melandasi operasional bisnis perusahaan kami,” tuturnya.

Sementara itu Ketua Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan (KJPL) Teguh Ardi Srianto mengatakan, pihaknya mengapresiasi jika ada pihak yang ikut tergerak peduli Kali Surabaya mengingat jalur sungai tersebut cukup rawan tercemar limbah rumah tangga dan industri. “Perlu ada upaya penyadaran warga yang tinggal di sepanjang stren Kali Surabaya tentang arti penting perbaikan kualitas air yang jadi air baku untuk pengolahan air minum di lima kabupaten/kota di Jatim, Batu, Malang, Mojokerto, Sidoarjo, Gresik, dan Surabaya,” katanya.

Teguh mengatakan, menjaga kelestarian mata air untuk Kali Surabaya sangat penting. Tanpa adanya mata air yang terjaga maka tidak akan ada air yang mengalir di Kali Surabaya. “Pemulihan harus dilakukan dengan pengembalian ekosistem di Kali Surabaya di antaranya dengan mengembalikan populasi ikan yang mati dengan tebar benih ikan asli Kali Surabaya,” ujar pria yang juga seorang jurnalis radio di Surabaya ini.

Menurutnya hingga kini masih banyak perusahaan di sekitar Brantas yang membuang limbah ke sungai, hal ini selain mencemari sungai juga membunuh ekosistem asli Sungai Brantas. Untuk itu lanjut Teguh perlu ada penyadaran melestarikan lingkungan dari semua pihak. “Ini tadi ada laporan ada perusahaan di Wringinanom Kabupaten Gresik yang membuang limbah ke sungai,”katanya. [KJPL]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s